Header Ads

Nenekku Idolaku

Di tulisan ini saya ingin memperkenalkan nenek saya, Tabita Maradia, yang diusia tuanya masih kuat dan mempunyai semangat hidup yang sangat tinggi.
Kami sekeluarga memanggil nene dengan sapaan nene sanger, karena nene saya berdarah Sanger, Sulawesi Utara. Pada masa mudanya, nene saya ini berprofesi sebagai tukang pijit profesional.
Diusia tuanya ini nene senang sekali bernyanyi, bercerita dan tertawa. Tak jarang, nene memberi nasehat hidup dari pengalamannya. Mulai dari nene kecil sampai bertemu kakek dan menikah. Cerita yang paling saya sukai dari nene adalah pengalaman hidupnya saat masa penjajahan jepang, perang perebutan NKRI dan detik-detik Indonesia merdeka.
Ingatan nene sanger masih sangat kuat sehingga cerita-cerita dari hidupnya diceritakan dengan sangat jelas.
Kalau tenang kesehatan di usianya saat ini, nene sejak lima tahun lalu sudah memakai tongkat, berawal dari terpeleset di kamar mandi. Penglihatan nene masih sangat tajam, kalau keluarga saya bilang "mata nene seperti kembali menjadi mata anak kecil lagi", karena nene masih sering menjahit, memasukkan benang ke jarum dan masih bisa membalas lambaian tangan saya dengan jarang 50 meter. Yang berkurang dari nene adalah pendengaran, nene sudah mulai tidak bisa mendengar dengan jelas, kalau kami bercerita harus dengan suara kuat.
Nene saya ini paling suka mengunyah pinang, yang dimakan dengan sirih kapur. Sering dokter menasehati agar nene melepaskan kebiasaannya ini, tapi nene tidak mampu, karena hal ini sudah berlangsung selama bertahun-tahum. Nene sering bergurau dengan mengatakan "Dokter, saya terlebih dahulu mengenal pinang, daripada dokter", dokterpun ketawa mendengar kata-kata nene ini. Saran dari dokter, kami harus membatasi nene mengunyah pinang, demi untuk kesehatan nene.
Warna kesukaan nene adalah merah menyala, dan nene paling suka duduk di depan TV untuk menonton film FTV yang judulnya cinta-cintaan, sering sekali saya mendengar nene ketawa gelih saat menonton.
Nasehat nene ke kami, cucu-cucu wanitanya, selalu disetiap kesempatan adalah jangan lupa wanita itu harus cantik, setiap bangun pagi dan sebelum tidur harus memakai bedak, walau tak mandi setidaknya bersih-bersih, agar terlihat cantik di depan suami. Kalau orang memuji kita cantik, pujian itu pasti ditujukkan untuk suami kita dan yang bangga adalah suami kita.
Kalau melihat foto di bawah ini, saya pasti tertawa karena nenek saya ini nampak tidak canggung mengikuti gaya saja, malah terlihat nenek lebih antusias.
Foto ini diambil 5 tahun lalu, Juni 2012 oleh suami saya, waktu itu nene berumur 84 tahun. Saat itu saya mengajak nene ke halaman rumah, lalu kami berfoto ala-ala kids jaman now.
Di hari ulang tahun nene yang ke 89 tahun, 14 November 2017 ini, nenepun masih selincah dulu.
Saya ingin mengucapkan "Selamat Ulang Tahun nene, Tuhan sayang nene dan beri nene umur panjang !".
Powered by Blogger.